Kokurikuler Deep Literasi: Implementasi Tim Bahtsul Masail Tingkat Madrasah
Berikut adalah jurnal laporan kegiatan kokurikuler deep literasi Bahtsul Masail yang disusun secara detail:
Nama Kegiatan: Kokurikuler Deep Literasi: Implementasi Tim Bahtsul Masail Tingkat Madrasah
Institusi: Madrasah Aliyah Assalafiyah Sumber Duko Pakong
Penyusun: Ustad Zainudin, M.Pd. (Kepala Madrasah)
Hari / Tanggal: Minggu, 18 Oktober 2026
I. Pendahuluan & Latar Belakang
Bahtsul Masail merupakan tradisi intelektual yang mengakar kuat di lingkungan pondok pesantren dan madrasah. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai forum musyawarah untuk memecahkan problematika hukum Islam (fiqh), tetapi juga menjadi kawah candradimuka dalam melatih mental argumentasi, ketajaman analisis teks kitab kuning (rujukan klasik), serta pembentukan kader ulama masa depan.
Berdasarkan rancangan yang telah disusun, pembentukan Tim Bahtsul Masail di tingkat madrasah disesuaikan agar lebih aplikatif, terstruktur secara sistematis, dan langsung menyentuh realitas kehidupan sehari-hari santri serta siswa di lingkungan asrama maupun madrasah.
II. Karakteristik & Tujuan Bahtsul Masail Tingkat Madrasah
Fokus Utama: Pembelajaran mendalam melalui pendalaman kitab kuning secara komprehensif, melatih mental argumentasi santri/siswa dalam mempertahankan pendapat ilmiah berbasis dalil, serta memecahkan kasus-kasus kekinian yang relevan dengan kehidupan sehari-hari di asrama dan madrasah.
Materi Pembahasan: Mencakup masalah ibadah sehari-hari (fiqh kontemporer ringan), tata cara ibadah di lingkungan madrasah/pesantren, etika berteknologi, hingga isu-isu sosial remaja yang dikaji dari perspektif kitab Fath al-Qarib, Fath al-Mu'in, atau kitab mazhab Syafi'i lainnya yang biasa dikaji di madrasah.
III. Susunan Pengurus & Struktur Tim Bahtsul Masail Madrasah
Agar pelaksanaan kegiatan berjalan tertib dan terarah, struktur kepengurusan dibagi secara profesional dengan melibatkan unsur pimpinan, dewan guru, hingga perwakilan siswa/santri:
Penanggung Jawab: Kepala Madrasah (Ustad Zainudin, M.Pd.) dengan tugas memberikan izin, dukungan fasilitas, kebijakan strategis, dan menetapkan agenda kegiatan secara berkala (bulanan atau triwulanan).
Pembimbing / Mushahih: Guru Fiqh / Asatidz Senior / Dewan Asatidz dengan tugas membimbing jalannya diskusi agar tidak keluar dari jalur manhaj, meluruskan pemahaman teks (ibarat) yang keliru, dan memberikan penguatan di akhir sesi.
Ketua Tim: Dipilih dari guru senior atau santri tingkat akhir yang bertugas memimpin jalannya sidang, mengatur ketertiban forum, serta memastikan diskusi berjalan sesuai kaidah ushul fiqh.
Sekretaris / Katib: Ditunjuk dari anggota tim yang bertugas mencatat jalannya pertanyaan (su'al), jawaban (ijabah), rumusan keputusan, serta referensi kitab yang digunakan secara akurat.
Tim Perumus & Musyawirin: Perwakilan kelas (X, XI, XII) dan delegasi yang berperan sebagai pemrasaran serta penanggap aktif yang wajib membawa dan membaca kitab rujukan selama sidang berlangsung.
IV. Mekanisme dan Tahapan Pelaksanaan
Pelaksanaan kegiatan kokurikuler deep literasi ini dirancang melalui sistem berjenjang agar interaktif dan tidak kaku:
Pra-Sidang (Pengumpulan Kasus):
Kotak masalah disiapkan di madrasah atau asrama, di mana siswa/santri bebas menyetorkan pertanyaan seputar ibadah, pergaulan, atau kedisiplinan madrasah.
Tim perumus menyaring pertanyaan yang paling mendesak dan layak dibahas dalam forum.
Sidang Komisi / Kelas (Pra-Pleno):
Sebelum sidang akbar madrasah, siswa di tingkat kelas masing-masing dilatih mendiskusikan masalah tersebut didampingi wali kelas atau guru pengampu mata pelajaran terkait.
Sidang Pleno / Puncak Bahtsul Masail:
Dilaksanakan secara berkala (misalnya setiap 1 bulan sekali atau menyambut bulan suci Ramadan serta hari besar Islam).
Format Sidang terbagi menjadi 4 tahap utama:
Taqrir al-Masa'il: Membaca ulang dan memperjelas masalah yang dipertanyakan agar tidak terjadi kesalahpahaman redaksi.
Qira'ah al-Ibarat: Perwakilan siswa atau kelompok membacakan teks kitab kuning yang relevan dengan permasalahan.
Tahrir al-Qoul: Diskusi terbuka di mana peserta lain boleh menyanggah, memberikan argumen tandingan, atau meminta kejelasan makna teks.
Tashih & Ta'liq: Guru pembimbing memberikan penguatan akhir, meluruskan cara pandang (manhaj berpikir), serta menyimpulkan hukum secara qath'i atau zhanni sesuai qoul muktamad.
Tindak Lanjut (Publikasi & Arsip):
Hasil keputusan sidang dibukukan atau ditempel di mading madrasah/pesantren sebagai bahan literasi bagi seluruh siswa serta dokumentasi kelembagaan.
"Dengan format ini, Bahtsul Masail di madrasah berfungsi ganda: menyelesaikan persoalan nyata di tengah santri sekaligus mendidik kader-kader muda yang menguasai literatur klasik secara mendalam."
Ringkasan Teks Laporan Kegiatan
Nama Kegiatan: Kokurikuler Deep Literasi: Implementasi Tim Bahtsul Masail Tingkat Madrasah
Institusi: Madrasah Aliyah Assalafiyah Sumber Duko Pakong
Hari / Tanggal: Minggu, 18 Oktober 2026
Penyusun: Ustad Zainudin, M.Pd. (Kepala Madrasah)
Dewan Pembimbing / Mushahih:
Ustad Abd. Sholeh, S.Pd.
Ustad Wahib, S.H.
Ustad Syamsuri, S.Pd.
Amiruddin, M.Pd.
Ustad Ach. Saruji, S.Pd.
Ustad Subairi, M.Pd.
Struktur & Tugas Tim:
Penanggung Jawab: Kepala Madrasah (Ustad Zainudin, M.Pd.) memberikan izin, dukungan fasilitas, dan kebijakan strategis.
Dewan Mushahih: Membimbing jalannya diskusi agar tidak keluar dari jalur (manhaj), meluruskan pemahaman teks (ibarat) yang keliru, serta memberikan tashih dan penguatan di akhir sesi.
Pengurus Harian & Musyawirin: Mengelola jalannya sidang pleno, mencatat su'al & ijabah, serta aktif membaca kitab rujukan mazhab Syafi'i (Fath al-Qarib, Fath al-Mu'in, dll.).
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Kokurikuler Deep Literasi: Implementasi Tim Bahtsul Masail Tingkat Madrasah
Berikut adalah jurnal laporan kegiatan kokurikuler deep literasi Bahtsul Masail yang disusun secara detail: Nama Kegiatan: Kokurikuler Deep Literasi: Implementasi Tim Bahtsul Masail Ti
Internalisasi Nilai Tazkiyah (Syukur dan Dzikir) dan Proaktif Profesional dalam Manajemen Waktu serta Resolusi Konflik di Madrasah
Waktu Pelaksanaan: Pukul 13.00 WIB – Selesai Tanggal: 1 Oktober 2026 Tempat: Kediaman Waka Akademik, Ustaz Muhammad Ali Pimpinan Rapat: Kepala Madrasah (Ustad Zainudin)
Internalisasi Nilai Tazkiyah (Syukur dan Dzikir) dan Proaktif Profesional dalam Manajemen Waktu serta Resolusi Konflik di Madrasah
Waktu Pelaksanaan: Pukul 13.00 WIB – Selesai Tanggal: 1 Oktober 2026 Tempat: Kediaman Waka Akademik, Ustaz Muhammad Ali Pimpinan Rapat: Kepala Madrasah (Ustad Zainudin)
Pendampingan Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi bagi Pengurus Lembaga Permusyawaratan Siswa (LPSA) Madrasah Terpadu As-Salafiyah Pamekasan
Oleh : Ustad Zainudin Madrasah Aliyah As Salafiyah Sumber Duko Pakong / STIS As-Salafiyah Pamekasan ABSTRAK Organisasi siswa merupakan wadah strategis dalam membentuk karakter kepemi
Refleksi Pasca-Lesson Study: Dialog Hangat yang Mengukuhkan Komunitas Belajar di MA As-Salafiyah
Sesaat setelah deru ruang kelas mereda pasca-pelaksanaan Lesson Study, suasana di MA As-Salafiyah justru semakin hidup oleh diskusi yang sarat makna. Tahap See (Refleksi) berlangsung da
